beranda esai puisi prosa makalah opini sunda
PERAGU

Manusia yang pada dasarnya mencari prediktabilitas,

Keteraturan yang dianggap perlu normal,

Narasi yang memikat dan mengikat,

Untuk hindari keretakan dari kegoyahan, Ruang tak terpetakan.


Kebenaran yang juga menjadi fungsi kekuasaan,

Siapa benar? Siapa salah? Siapa yang berhak untuk hal itu?

Struktur yang goyang karena keraguan di hadapan 'ada',

Takut untuk berfakta karena iman tak bernyawa.


Menganggu, sangat menganggu identitas,

Masyarakat, Agama, Budaya, dan para saudaranya.

Mengapa kau tidak beragama?

Lantas, Mengapa kau beragama?



Tinggalkan komentar